Monday, 13 February 2012

”Study Tentang Pengaruh Penggunaan Media Grafis dalam Pembelajaran PKN Siswa kelas V di SDN SIDOKUMPUL .... Gresik”

1. Latar belakang Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru / fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu guru / fasilitator perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Pada kenyataannya media pembelajaran masih sering terabaikan dengan berbagai alasan, antara lain: terbatasnya waktu untuk membuat persiapan mengajar, sulit mencari media yang tepat, tidak tersedianya biaya, dan lain-lain. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika setiap guru / fasilitator telah mempunyai pengetahuan dan ketrampilan mengenai media pembelajaran. Penggunaan media oleh guru dalam proses belajar, ada baiknya dipahami apa yang dimaksud dengan media, media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan ( Jamarah SB, 1995;136 ). Bila media adalah sumber belajar maka secara luas dapat diartikan dengan manusia, benda atau peristiwa yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan ketrampilan Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting, karena dalam kegiatan tersebut ketidak jelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili tahap yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu bahkan ke abstrakan bahan dapat dikongkritkan dengan kehadiran media, Dengan demikian anak didik lebih mudah mencerna bahan daripada tanpa bantuan media. Namun perlu diingat, bahwa peranan media tidak akan terlihat bila penggunaannya tidak sejalan dengan misi dari tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Dari komponen integral adalah media pembelajaran, yang harus dikuasi oleh setiap guru yang profesional maka jelaslah bahwa bidang media pembelajaran sudah tentu sangat erat pertaliannya dengan tujuan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti ingin meneliti secara mendalam dengan judul penelitian , ”Study tentang Pengaruh Penggunaan Media Grafis dalam Pembelajaran PKN Siswa kelas V di SDN SIDOKUMPUL ..... Gresik ”.

2. Tujuan penelitian
1.Ingin mengetahui penggunaan media grafis di SDN SIDOKUMPUL .. Gresik.
2.Ingin mengetahui pembelajaran PKN di SDN SIDOKUMPUL ...Gresik.
3.Ingin mengetahui pengaruh penggunaan media grafis terhadap pembelajaran PKN siswa kelas V di SDN SIDOKUMPUL Gresik.

3. Metode penelitian Metode dalam penelitian ini dipergunakan untuk penelitian pendidikan, tujuan penelitian pendidikan untuk memahami permasalahan yang muncul dibidang pendidikan dengan mencari bukti secara ilmiah sehingga dapat diperoleh pemecahan masalahnya. Dalam metode penelitian ini peneliti membahas tentang :
1. Tempat dan waktu penelitian,
2. Jenis penelitian.
3. Populasi dan sampel,
4. Variabel penelitian,
5. Metode Pengumpulan Data,
6. Jenis dan sumber data ,
7. Metode Analisa Data.

Dalam pengelolaan data peneliti menggunakan metode sebagai berikut :
1.Non Statistik, untuk mengukur hasil angket penggunaan media grafis dalam pembelajaran dengan menggunakan Pedoman Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ( 1980 ) sebagai berikut :
Kategori A. ( Amat Baik ) Skor 81-100
Kategori B. ( Baik ) Skor 61 – 80
Kategori C. ( Cukup ) Skor 41 – 60
Kategori D. ( Kurang ) Skor 0 – 40
2.Statistik untuk mengukur hubungan antara vaiabel X dan Variabel Y, Metode statistik adalah suatu metode yang dipakai untuk menarik kesimpulan data dokumen yang hasilnya berupa dalam bentuk angka secara pasti. Statistik adalah suatu cara aturan mengenai pengumpulan analisa, inteprestasi dan penarikan kesimpulan dari data berupa angka-angka ( Amudi Pasaribu,1968;2 ) sebagai landasan kerja statistik menurut Sutrisno Hadi ( 1981;158 ) menyatakan :
1)Variasi artinya seseorang penyelidik menghadapi gejala bermacam-macam, gejala-gejala yang bervariasi, baik dalam jenisnya maupun dalam tingkat besar kecilnya.
2)Reduksi artinya memberi kesempatan kepada penyelidik hanya sebagian dari seluruh gejala atau kejadian yang diselidiki. 3)Generalisasi artinya penyelidik yang dilakukan hanya sebagian dari keseluruhan gejala atau kejadian, namur kesimpulannya diperuntukkan bagi keseluruhan kejadian Untuk menganalisa data yang telah terkumpul.

No comments:

Post a Comment