Wednesday, 4 September 2013

Seserahan Untuk Pernikahan

Dalam prosesi pernikahan, terutama dalam adat jawa, terdapat serangkaian acara. Diantaranya adalah seserahan atau dalam istilah jawa disebut sebagai peningset. Peningset sendiri didasari oleh kata "singset" yang berarti pengikat. Seserahan muncul sebagai adat, juga sebagai etika dalam bersilaturahim, karena seserahan itu sendiri berwujud bingkisan tanda kasih. Didalam pernikahan adat jawa, seserahan memiliki keanekaragaman yang cukup unik menurut filosofinya.Pada masa kini, seserahan dikreasikan menjadi hantaran cantik. isinya juga semakin beragam, tidak terpaku adat. Perlengkapan kebutuhan sehari hari seperti kosmetik, tas , sepatu, sandal, kini turut melengkapi rangkaian seserahan. Secara umum, bahan-bahan yang akan dijadikan seserahan antara lain :
  • Perlengkapan sholat, seperti mukena, sajadah, al-quran, dan tasbih.
  • Pakaian, sepertibaju kantor, baju pesta, gamis, kebaya, dan lainnya.
  • kosmetik, seperti bedak, lipstik,eyeshadow, maskara, dan lainnya.
  • Perlengkapan mandi, seperti handuk, sabun, shampo, bodylotion, lulur.
  • sandal atau sepatu
  • tas kerja, tas pesta.
  • Perlengkapan tidur, seperti sprei, bedcover, kimono, lingerie.
  • Pakaian dalam.
  • Perhiasan.
  • Makanan, seperti jenang wajik gemblong, jajanan pasar, kue kering, bah.
Perlengkapan yang akan dijadikan seserahan alangkah baiknya adalah barang-barang tepat guna, artinya barang tersebut dapat dipakai oleh calon pengantin wanita. Oleh karena itu, perlu adanya komunikasi sebelum belanja.Perlengkapan tersebut nantinya dikelompokan dan dirangkai dalam baki atau boks kemasan.

No comments:

Post a Comment